Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for Oktober 2012







*nb : yang digaris bawahi = jawaban | yang di bold = pertanyaan *

1A.Dari hasil pengamatan anda, apaka pada struktur jamur mikroskopis
ditemukan klofofil? 
answer : Tidak ada , Semua divisi jamur tidak memiliki klorofil seperti tumbuhan , baik mikroskopis dan makroskopis tidak ditemukan klorofil karena jamur bereproduksi dengan spora 


1B. Apakah dijumpai adanya dinding sel? 
answer : Ya , dinding selnya terbuat oleh dari benang hifa 


2.Dari hasil pengamatan Anda pada jamur makroskopis, apakah ditemukan
adanya akar, batang, dan daun? 

answer : Tidak ada , karena tubuh jamur terbuat dari benang hifa


3. Jelaskan bagaimana cara jamur memperoleh makanan! 
answer : Dengan hidup sebagai parasit, saprofit, atau bersimbiosis dengan organisme lain.


4.Bandingkan perbedaan dan persamaan jamur dari hasil pengamatan anda dengan tumbuhan. Sebutkan alasan mengapa jamur dipisahkan dari dunia tumbuhan pada klasifikasi lima kingdom.
answer : Fungi tidak dapat membuat makanannya sendiri. Untuk memperoleh makanan, jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya, kemudian menyimpannya dalam bentuk glikogen. Oleh karena jamur merupakan konsumen maka jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. 


5.Pada pengamatan jamur makroskopis, ditemukan berbagai bentuk tubuh buah,misalnya payung, bulat, dan pipih. Bagian tersebut dinamakan tudung  , yang sebenarnya merupakan hifa yang bersatu membentuk seperti anyaman.


6.Reproduksi jamur dilakukan dengan pembentukan spora. Spora pada jamur
dibedakan menjadi 

spora vegetatif:  spora yang dihasilkan tanpa perkawinan hifa
spora generatif spora yang dihasilkan oleh perkawinan hifa

Spora vegetatif jamur dibedakan menjadi 3 ,yaitu Askospora , Basidiospora  dan  Zigospora.


7. Terdapat berberapa macam spora generatif jamur . Jelaskan proses pembentukannya / reproduksi ! * entah yang ini bener apa salah *

a. Zygospore : 
- Hifa dari talus (+) dan talus (-) saling berdekatan- Masing-masing hifa pada sisi tertentu mengalami   pembengkakan dan pemanjangan . Bagian hifa demikian disebut gametangium.
- Dinding gametangium pecah dan inti (+) bergabung dengan inti (-) membentuk inti diploid (2n)                    (Peristiwa PLASMOGAMI yang diikuti oleh KARYOGAMI) . Persatuan dua gametangium (+) dan gametangium (-) membentuk zigospora yang berisi banyak inti diploid.
- Zigospora tumbuh, dindingnya menebal dan berwarna hitam, di dalamnya juga berisi makanan cadangan antara lain lemak. Inti diploid hanya satu yang hidup , yang lainnya mengalami degenerasi. Inti ini membelah secara meiosis dan hanya satu dapat terus hidup. Zigospora akan beristirahat dalam waktu yang lama.
- Setelah lama beristirahat spora dapat tumbuh jika ada substrat yang cocok , membentuk sporangium dengan sporangiofor. Inti haploid membelah secara mitosis menjadi inti spora yang terbentuk pada sporangium.
- Jika sporangium matang dindingnya akan robek dan sporanya tersebar, menghasilkan spora (+) dan spora (-) .
- Spora tumbuh menjadi miselium baru.

* Versi Singkatnya :
Hifa berlainan jenis saling berdekatan --> membentuk gametangium (n) --> Plasmogami (penyatuan plasma sel) --> Zigospora (2n) -(meiosis)-> sporangium --> spora


b. Ascospore : 
Proses terbentuknya askospora diawali dengan proses diferensiasi hifa membentuk alat reproduksi betina     (-) yang ukurannya lebih besar yang disebut askogonium. Didekat askogonium akan terbentuk alat reproduksi jantan yang disebut anteridium. (+)

- Keduanya berinti haploid (n) dan selanjutnya akan berhubungan melalui saluran yang terbentuk diantara keduanya yang disebut trikogin. 

- Melalui trikogin, inti sel dari anteridium akan berpindah ke askogonium. 
- Selanjutnya inti askogonium dan anteridium berpasangan dan tumbuh membentuk hifa. 
- inti yang berpasangan dalam hifa membelah secara mitosis namun masih tetap berpasangan, sementara itu hifa terus tumbuh, membentuk sekat melintang dan bercabang banyak. 
- Ujung hifa selanjutnya akan membentuk askus dengan dua inti didalamnya.
- Kedua inti tersebut akan membelah secara meiosis menghasilkan 8 buah spora yang disebut askospora.

* Versi Singkatnya :
askogonium dan anteridium berdekatan --> inti jantan masuk ke askogonium melalui trikogin --> hifa membentuk askokarp --> nukleus diploid meiosis --> inti haploid mitosis sehingga terbentuk askus dengan delapan askospora

c. Basidiospora : 

---------underconstruct----------------

* Versi Singkatnya : 
hifa berlainan jenis berdekatan --> plasmogami --> hifa dikariotik --> miselium haploid dikariotik --> basidioskarp --> kariogami --> basidium (2n) --> basidium dengan 2 sterigma --> basidiospora


8. Klasifikasi jamur dibedakan atas Spora Seksualnya Sehingga jamur dibedakan menjadi 3 divisi yaitu :
  • Zygomycota menghasilkan Zygospora
  • Ascomycota menghasilkan Ascospora
  • Basidiomycota menghasilkan Basidiospora

9. Berberapa contoh spora aseksual adalah :
Sporangiospora, yaitu  Rhizopus Oryzae , Rhizopus Oligosporus
Konidiaspora, yaitu Volvariela volvacea , Auricularia polytricha , Saccharomyces cerevisiae
Zoospora,yaitu Phytophthora infestans , Pythium debaryanum


10. Jamur menghasilkan spora seksual dan spora aseksual . Identifikasikan perbedaan fungsi spora seksual dan aseksual !
answer : Perbedaan tersebut berdasarkan cara pembelahannya. Para spora aseksual terjadi pembelahan mitosis dan spora seksual terjadi pembelahan meiosis.

BAB 5. FUNGI

Protista yang menyerupai Hewan
Q: Dari hasil pengamatan , diidentifikasikan :

1. Protista yang menyerupai Hewan :
  • Plasmodium 
  • Amoeba
  • Tripanosoma
  • Paramecium
Ciri Cirinya :
  • Berinti Sejati
  • Bersel Tunggal
  • Bentuk Beragam
  • Tak Memiliki Dinding Sel
  • Hidup Berkoloni / Sendiri

Protista menyerupai tumbuhan
2. Protista yang menyerupai Tumbuhan :
  • Chlorella
  • Chlorococcum
  • Volvox
  • Spyrogyra
  • Ulva
  • Chara
Ciri Cirinya : 
  • Melakukan Fotosintesis
  • Uniseluler / Bersel Tunggal
  • Multiseluler / Bersel Banyak
  • Belum dapat dibedakan akar,batang dan daunnya
  • Produsen primer hewan air


Protista Menyerupai Jamur
3. Protista yang menyerupai Jamur :
  • Dictyostelium discoideum
  • Saprolegnia
  • Phytophtora
  • Pythium
Ciri Cirinya :
  • Tidak Bersekat 
  • Dinding Sel dari selulose
  • Reproduksi vegetatif
4.Q: Setelah melakukan pengamatan Protista dan mengumpulkan informasi dari buku , apakah Anda menemukan persamaan antar anggota Protista yang merupakan ciri khas Protista?
Answer
Kebanyakan Mempunyai ciri yang sama yaitu Uniseluler maupun Multiseluler , Dan Tidak dimasukan kedalam Kingdom Monera karena prostista adalah Eukariotik

5a. Jamur air umumnya hidup sebagai?
Answer:
Saprofit pada perairan , 

5b. Tetapi ada yang bersifat parasit , misal parasit pada tubuh ikan , yaitu 
Answer :
 Cendawan Saprolegnia  

5c. dan Phytophthora infestans  yang hidup parasit pada ?
Answer : 
kentang

6a. Jamur Myxomycota disebut jamur lendir karena ?
Answer : 
Bentuknya yang seperti lendir berada di serasah daun hutan  dan sampah kayu lapuk .

6b. Jamur lendir bersifat predator parasit karena ?
Answer : 
Membunuh Organisme hidup lainnya dan memanfaatkan energi organisme tersebut untuk menunjang kehidupan jamur tersebut

6c. Contoh Myxomycota adalah ?
Answer :  
Dictyostelium discoideum

7a. Protista yang menyerupai hewan disebut juga ?
Answer : 
Protozoa

7b. Protista tersebut umumnya dapat bergerak bebas karena memiliki alat gerak berupa?
Answer : 
  • kaki semu
  • bulu getar / Cillia
  • bulu cambak / flagella
  • Tidak memiliki ke 3nya / Spora
8. Protista yang menyerupai hewan dapat dikelompokan menjadi berberapa kelompok berdasarkan alat gerak, yaitu :
a. Rhizopoda ( Sarcodina ) , Memiliki alat gerak berupa : kaki semu
Contoh : Amoeba

b. Cilliata ( Ciliophora/ Infusoria) , Memiliki alat gerak berupa : bulu getar
Contoh : Paramecium

c. Flagellata ( Mastigophora ) , Memiliki alat gerak berupa : bulu cambak 
Contoh : Trypanosoma sp

d. Sporozoa tidak memiliki alat gerak
Contoh : Plasmodium

9a. Protista yang menyerupai tumbuhan disebut juga ?
Answer :
Algae

9b. Protista yang menyerupai tumbuhan tubuhnya tersusun atas thalus yaitu?
Answer :
belum memiliki Daun , Akar dan Batang yang jelas dan sejati sehinggga disebut juga Thallophyta

10. Alagae ( Ganggang) selain memiliki pigmen hijau , juga memiliki pigmen warna lain .
 Sebutkan !
Answer :
  • Pigmen Emas : Chrysophyceae 
Algae emas
  • Pigmen Coklat : Phaeophyceae
Algae Coklat
  • Pigmen Biru : Cyanophyta
Algae Biru
  • Pigmen Merah : Rhodophyta 
Algae Merah 

Peranan  Protista dalam kehidupan 


Protista mirip hewan :
a. Zooplankton 
Peranan : makanan para ikan ikan kecil di air

b. Foraminifera
Peranan : Fosilnya menjadi minyak bumi , gas dan mineral 

c. Radiolaria
Peranan : Endapannya didasar laut dapat menjadi bahan penggosok

d. Paramacium
Peranan : Memakan Bakteri , mengendalikan populasi bakteri di air


Protista mirip Tumbuhan :
a. Porphyra ( Alga Merah ) 
Peranan : Suplement makanan

b. Chlorella ( Alga Hijau ) 
Peranan : Suplement makanan dan kosmetik

c. Macrocystis ( Alga Coklat )
Peranan : Suplement pakan ternak

d. Diatom ( Alga Emas ) 
Peranan : Sebagai penggosok , Isolasi bahan dasar kaca dan penyaring bakteri

Protista mirip Jamur : 
a. Saprolegnia 
Peranan : Parasit pada hewan hewan air yang lemah dan mati

b. p .Nicotinae
Peranan : Parasit pada tumbuhan tembakau

c.  p .Palmifera
Peranan : Parasit pada tumbuhan kelapa

d. Phytophora infestant
Peranan : Parasit pada Kentang

BAB 4. PROTISTA

Prokariota
1.       Dalam Klasifikasi makhluk hidup, organisme prokariot dikelompokkan kedalam kingdom Monera, Ciri utama organisme ini adalah tidak memiliki membran inti
2.       Orgaisme prokariot diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yang berbeda , yaitu Archabacteria dan Eubacteria

Eubacteria
1.       Eubacteria dalam kehidupan sehari hari lebih dikenal sebagai bakteri. Ukuran bakteri sangat kecil sehingga hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop
2.       Bentuk dasar sel bakteri ada tiga yaitu kokus(bulat)  atau basil(batang)  atau spirrilum ( spiral)  , dan atau Filamen ( batang ).   Selain bentuk dasar tersebut, juga terdapat bentuk antara , yaitu bentuk bakteri antara kokus dan basil yang di sebut kokobasil.

4.    Struktur bakteri:
·      Kapsul
·      DNA
·      Membran plasm
·      Membran sitoplasm
·      Ribosom
·      Sitoplasm
·      Flagela

Buat penjelasan nomer 5 dan 6 langsung gambar saja ya



bakteri kokus

KOKUS
Monokokus :
yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal

Diplokokus :
yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan

Tetrakokus : 
yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat.

Sarkina :
yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus

Streptokokus :
yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai.

Stafilokokus :
yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur




bakteri basil
BASIL
·           Monobasil :
yaitu berupa sel bakteri basil tunggal

·           Diplobasil :
yaitu berupa dua sel bakteri basil yang berdempetan

·           Streptobasil :
yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai






Bakteri Spirilia/spiral
SPIRILIA
Spiral :
yaitu bentuk sel bergelombang

Spiroseta :
yaitu bentuk sel seperti sekrup

 Vibrio :
yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma




7.      Berdasarkan cara memperoleh makanannya, bakteri dibedakan menjadi dua, yaitu
-       bakteri autotrof :  dapat mengsintesis makanannya sendiri
-       bakteri heterotrof :  tidak dapat mengsintesis makanannya sendiri dan bergantung terhadap mahluk lain/Makan makanan Jadi.

Bakteri autotrof dapat di bedakan menjadi dua , yaitu:
-       Bakteri fotoautotrof :  bakteri yang menggunakan cahaya untuk membuat makanannya
--- contoh : bakteri hijau dan ungu .

-       Bakteri kemoautotrof :  bakteri yang menggunakan zat kimia untuk membuat makanannya
--- contoh : Nitrosomonas dan Nitrobacter.

heterotrof juga terbagi 2 yaitu
-       bakteri saprofit : bakteri yg mendapatkan zat organik dari sampah , makanan , kotoran dan bangkai .
--- contoh : Escheria Coli

-       bakteri parasit : bakteri yang mendapatkan zat organik dari inangnya
--- contoh : Mycobacterium tubercolosis ( TBC ) , Mycobacterium Leprae ( Lepra )

8.      berdasarkan kebutuhan oksigen bakteri dibedakan menjadi 2
      a.   aerob : memerlukan O2 bebas untuk kegiatan respirasinya
        contoh : Nitrosomonas Nitrococcus Nitro Bacter

    b.   anaerob : bakteri yang tidak  memerlukan O2 bebas untuk kegiatan respirasi

anaerob obligat : hanya dapat hidup bila  ada Oksigen
contoh : micrococcus denitrificants , clostridium botulinum.

aerob fakultatif : dapat hidup bila ada / tidak adanya Oksigen.
contoh : Escheria Coli, Lactobacillus

9.      Reproduksi bakteri :
Seksual : dengan cara transformasi , transduksi , konjugasi
Aseksual : Pembelahan

a.   Reproduksi aseksual terjadi dengan cara : pembelahan pada reproduksi tersebut , satu sel akan menghasilkan 2 sel sehingga setelah n kali pembelahan akan di hasilkan 2n ( 2 pangkat n ) sel bakteri. Sel sel bakteri yang di hasilkan akan memiliki materi genetik yang sama

b.    Reproduksi seksual terjadi dengan cara pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya . sehingga hasil pembelahan seksual adalah sel bakteri yang materi genetiknya tercampur/ terkombinasi .

·         Transformasi : perpindahan materi genetik berupa DNA ke bakteri yang lainnya .
·         Transduksi : Pemindahan materi genetik melalui perantara virus.
·         Konjugasi : bergabungnya 2 bakteri dengan membentuk jembatan untuk pemindahaan materi genetik .

10.   Bakteri ( Eubacteria) dibagi menjadi 5 filum yaitu .
       ·       Cyanobacteria 
       ·       Proteobacteria 
       ·       Sphirocetes 
       ·       Chlamydias 
       ·       bakteri garam positif

Archaebacteria
1.   Archaebacteria dibedakan dari Eubacteria karena memiliki perbedaan di :
a.   susunan
b.   struktur
c.   metabolisme
d.   urutan asam nukelat

Ciri utama Archabacteria pada dinding Selnya Tidak mengandung peptidoglikan

2.    Archaebacteria hidup pada lingkungan yang Ekstrim maupun Normal, 
     berdasarkan habibat di bagi menjadi :

a.      Bakteri metanogen : bisa hidup tanpa kadar Oksigen karena menghasilkan methana dari gas hidrogen dan Co2
contoh : Methanobacterium

b.      Bakteri Halofik : bisa hidup dengan kadar garam tinggi ( diatas kadar 20% )
contoh: Halobacterium

c.      Bakteri Termoasidofil : bisa hidup dengan suhu tinggi ( 60C - 80C )
contoh : Sulfolobus dan Thermoplasma

Peran Bakteri dalam Kehidupan Manusia
Yang Menguntungkan
a.   Bakteri Pengurai ( Saprobacter ),
         kegunaan : Menguraikan Organisme yang telah mati dan Membersihkan Sampah Organik

     b.   Bakteri Nitrifikasi ( Nitrococcus , Nitrosomonas , Nitrobacter )
           kegunaan : Membentuk Senyawa Nitrat untuk Tumbuhan

           c.   Bakteri Nitrogen ( Rhizobium Leguminosarum )
           kegunaan : Mengikat Nitrogen di akar tanaman , sehingga tanah lebih subur

       d.   Bakteri Usus ( Entamoeba Coli , Escheria Coli )
           kegunaan : Membantu dalam Pembusukan sisa makanan yang belum busuk menghasilkan vit B12 dan vit K

       e.   Bakteri Fermentasi ( Lactobacillus bulgarius , Streptococcus Thermophilus )
            kegunaan : Mengubah Susu menjadi Yoghurt

            f.    Bacillus  brevis
            kegunaan : Menghasilkan Terotrisin ( Antibiotik )

            g.   Bacillus subtilis
            kegunaan : Menghasilkan Basitrasin ( Antibiotik )

            h.   Bacillus Polymyxa
            kegunaan : Menghasilkan Polimixin ( Antibiotik )

Yang Merugikan
           a.   Bakteri Patogen ( Mycobacterium Tuberculosis )
           Menyebabkan : Menyerang Manusia , Penyakit TBC

           b.   Bakteri Patogen ( Mycobacterium Leprae )
           Menyebabkan : Menyerang Manusia , Penyakit Lepra

           c.   Bakteri Patogen ( Vibrio Coma )
           Menyebabkan : Menyerang Manusia , Penyakit Kolera

           d.   Bakteri Patogen ( Clostridium Tetani )
           Menyebabkan : Menyerang Manusia , Penyakit Tetanus

           e.   Bakteri Perusak Makanan ( Clostridium Botulinum )
           Menyebabkan : Meracuni makanan terutama makanan kaleng

            f.    Bakteri Perusak Makanan ( Leuconostoc Mesenteroides )
           Menyebabkan : Pelendiran pada makanan

           g.   Bakteri Denitrifikasi ( Micrococcus Denitrificant & Pseudomonas Denitrificant )
           Menyebabkan : Mengubah senyawa nitrit menjadi Amoniak , merugikan tanah dan tumbuhan

           h.   Bakteri Patogen ( Bacillus Anthracis )
           Menyebabkan : Menyerang Hewan , Penyakit antrax / sapi gila




Menyerang Manusia
Menyerang Hewan

Menyerang Tumbuhan

BAB 3. PROKARIOTA

A.      Struktur Virus

       ·       Head / Kapsid
       ·       DNA/RNA
       ·       Neck/Leher
       ·       Sheath/Selubung Ekor
       ·       Base Plate / Lempeng Dasar
       ·       Tail Fiber / Serabut Ekor

Penjelasan
Virus merupakan organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri. Karena itu pula, virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus merupakan Parasit obligat / Parasit permanen

Partikel virus mengandung DNA atau RNA yang dapat berbentuk untai tunggal atau ganda. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal. Bahan genetik tersebut diselubungi lapisan protein yang disebut kapsid. Kapsid bisa berbentuk bulat (sferik) atau heliks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus.

Untuk virus berbentuk heliks, protein kapsid (biasanya disebut protein nukleokapsid) terikat langsung dengan genom virus. Misalnya, pada virus campak, setiap protein nukleokapsid terhubung dengan enam basa RNA membentuk heliks sepanjang sekitar 1,3 mikrometer. Komposisi kompleks protein dan asam nukleat ini disebut nukleokapsid. Pada virus campak, nukleokapsid ini diselubungi oleh lapisan lipid yang didapatkan dari sel inang, dan glikoprotein yang disandikan oleh virus melekat pada selubung lipid tersebut. Bagian-bagian ini berfungsi dalam pengikatan pada dan pemasukan ke sel inang pada awal infeksi.

Kapsid virus sferik menyelubungi genom virus secara keseluruhan dan tidak terlalu berikatan dengan asam nukleat seperti virus heliks. Struktur ini bisa bervariasi dari ukuran 20 nanometer hingga 400 nanometer dan terdiri atas protein virus yang tersusun dalam bentuk simetri ikosahedral. Jumlah protein yang dibutuhkan untuk membentuk kapsid virus sferik ditentukan dengan koefisien T, yaitu sekitar 60t protein. Sebagai contoh, virus hepatitis B memiliki angka T=4, butuh 240 protein untuk membentuk kapsid. Seperti virus bentuk heliks, kapsid sebagian jenis virus sferik dapat diselubungi lapisan lipid, namun biasanya protein kapsid sendiri langsung terlibat dalam penginfeksian sel.

Partikel lengkap virus disebut virion. Virion berfungsi sebagai alat transportasi gen, sedangkan komponen selubung dan kapsid bertanggung jawab dalam mekanisme penginfeksian sel inang.

Pertanyaan
·           Berdasarkan gambar struktur virus T/ Bakteriophage diatas , apakah virus dapat dikategorikan sebagai sel ?
Ø         Tidak , karena virus sendiri merupakan aseluler ( tidak memiliki sel )

·           Perhatikan mahluk hidup yang ada di sekitar Anda , lalu indentifikasi berberapa gejala hidup yang Anda Jumpai !
Ø Gejala hidup yang sering kita jumpai terdiri atas
§  bernafas
§  reproduksi
§  sekresi
§  ekskresi
§  bergerak
§  dll

·           Indentifikasi Ciri ciri Umum Virus!
        Ciri umum virus terdiri atas
        §  Aseluler
        §  Lebih kecil dari bakteri
        §  Hanya memiliki 1 DNA/RNA
        §  Memiliki molekul protein yang membungkus DNA/RNA virus disebut kapsid
        §  Bentuk bermacam-macam ( oval , silindris , polyhedral,kompleks )

·           Dari ciri ciri virus yang dapat di identifikasikan , Carilah gejala hidup yang dimiliki oleh virus dan jelaskan!
Ø Virus tidak dapat berkembang biak tanpa sel inang yang dia infeksikan menggunakan DNA/RNA tersebut. Dan hanya dapat mengkristal bila berada diluar sel inang.

·           Dengan Membandingkan gejala hidup yang dimiliki oleh mahluk hidup dan gejala hidup virus , apakah virus dapat dikategorikan sebagai mahluk hidup?
        Ø Tidak , Virus tidak memiliki sel , dan hanya bisa melakukan pengkristalan diri
        Ø Ya, Virus dapat memperbanyak dirinya / Mereplikasikan dirinya melalui sel inang sebagai parasit

·   Sifat Mahluk hidup yang dimiliki virus adalah kemampuan bereproduksi walaupun reproduksinya berbeda dengan mahluk hidup lain . Virus hanya dapat bereproduksi apabila?
Ø Apabila virus telah berhasil mengontrol sel inang dengan DNA/RNA virus itu sendiri lalu menggunakannya sebagai tempat dan bahan memperbanyak dirinya .

·           Reproduksi virus dibedakan menjadi 2 .. yaitu daur litik / lisis dan daur lisogenik jelaskan!Ø Daur litik : Siklus dimana virus melakukan reproduksi dengan memasukan DNA/RNAnya ke sel inang lalu mengambil alih dan mengontrol sel inang tersebut lalu memperbanyak dirinya , biasa terjadi di setiap sel yang telah terinfeksi.
        Ø Daur Lisogenik : Siklus dimana virus melakukan reproduksi seperti daur Litik namun daur ini lebih kompleks karena DNA/RNA virus menunggu saat yang tepat saat mengambil alih sel tersebut saat sudah lemah  dan biasa terjadi pada sel yang dapat membelah diri yang sudah terinfeksi DNA/RNA virus tersebut

·           Gambarkan Daur Lisogenik dan Litik dan berikan penjelasan !

 

Ø Daur Litik :
Adsorpsi : Dimana virus menempel ke dinding sel inang
Penetrasi : Virus memasukan DNA/RNAnya kedalam sel inang
eklifase : Pengambil alihan kontrol terhadap sel inang
Replikasi : Virus membuat anggota tubuhnya yang baru
Sintesis/Perakitan : Virus mulai merakit tubuhnya yang baru secara bertahap
Lisis : Setelah sel tidak muat lagi karena virus virus baru didalamnya , sel tersebut meledak dan virus virus baru tersebut keluar dan akan mengkristalkan dirinya maupun menginfeksi sel inang lainnya.

Ø Daur Lisogenik :
Adsorpsi : Dimana virus menempel ke dinding sel inang
Penetrasi : Virus memasukan DNA/RNAnya kedalam sel inang
Penggabungan : DNA/RNA virus bergabung dengan sel inang namun tidak mengambil alih
Pembelahan : bila sel inang membelah maka DNA/RNA virus yang bergabung ikut membelah dan memperbanyak diri
Sintesis : Mengambil alih sel inang / sel bakteri disaat profage virus aktif dan sel inang sudah lemah
Replikasi : Virus membuat anggota tubuhnya yang baru
Sintesis/Perakitan : Virus mulai merakit tubuhnya yang baru secara bertahap
Lisis : Setelah sel tidak muat lagi karena virus virus baru didalamnya , sel tersebut meledak dan virus virus baru tersebut keluar dan akan mengkristalkan dirinya maupun menginfeksi sel inang lainnya.

·           Sebutkan Fungsi fungsi dari setiap bagian virus !
 
Structure of Virus T

FUNGSI :
Head/Kapsid : Sebagai selimut dan pelindung DNA/RNA Virus
DNA/RNA: Yang nantinya saat melakukan Daur Lisogenik maupun Lisis akan mengontrol sel inang
Neck/Leher: sebagai penghubung antara selubung ekor dan kepala
Sheath/Selubung Ekor : Sebagai penghubung antara leher dan Papan Dasar
Base Plate / Papan Dasar : Sebagai tempat keluar DNA/RNA virus  saat melakukan Penetrasi terhadap sel inang
Tail Fiber/Serabut Ekor: Sebagai alat untuk melekatkan badan Virus ke dinding sel Inang saat melakukan absorbsi

BAB 2. VIRUS

- Copyright © Catatan Si Ngenes - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -